"8" Berjuang Tanpa Akhir, KODAM RINAMBORA: KEMANDIRIAN NTB DAN HARAPAN BARU DARI BIMA

Oleh: Drs. H. Mustahid, H. Kako, MM


Peresmian 204 satuan baru TNI oleh Presiden Prabowo Subianto pada HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026 di Mabes TNI Cilangkap, adalah sejarah bagi NTB.

Akhirnya NTB memiliki Kodam sendiri: Kodam XXX/Rinambora. Nama yang indah, Rinjani dan Tambora, dua gunung kebanggaan kita yang menyatukan Lombok dan Sumbawa. Markas di Mataram, dipimpin Mayjen TNI Edi Saputra.

Selama puluhan tahun, kita hanya memiliki Korem 162/Wira Bhakti yang harus berinduk ke Kodam IX/Udayana di Denpasar Bali. Setiap kebijakan, setiap rekrutmen, harus menunggu Bali.

Kini rantai itu putus. Korem 162/WB resmi menjadi bagian dari Kodam Rinambora. Ini bukan sekadar ganti baju, ini adalah kemandirian pertahanan NTB.

Dampak paling nyata adalah bagi anak-anak kita di Bima, Dompu, Sumbawa.

Selama ini putra daerah yang ingin mengabdi menjadi Tamtama, Bintara, harus bersaing dan berangkat seleksi terpusat di Bali. Biaya besar, informasi terbatas.

Dengan berdirinya Kodam XXX/Rinambora, ke depan rekrutmen TNI AD di NTB tidak lagi bergabung di Kodam Udayana. Seleksi akan dilakukan mandiri di Mataram, di Korem dan Kodim kita sendiri: Kodim 1608/Bima, 1614/Dompu, 1607/Sumbawa.

Ini membuka harapan baru. Putra Tambora, putra Rinjani, bisa mengabdi di tanah sendiri tanpa harus jauh menyeberang.

Kita menyambut Kodam baru ini bukan dengan euforia, tapi dengan harapan agar kehadirannya benar-benar dekat dengan rakyat, seperti tema HUT TNI tahun ini: TNI Kuat Bersama Rakyat.

Selamat untuk NTB. Selamat untuk Kodam Rinambora.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama