Suan Sunandha Rajabhat University Thailand Dijajaki Kerjasama Internasional STKIP Tamsis Bima

DONGGOVOICE.com I Bima, 141026 — STKIP Taman Siswa Bima, Nusa Tenggara Barat, terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui pertemuan virtual dengan Suan Sunandha Rajabhat University, Thailand, pada Rabu (14/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kolaborasi akademik, khususnya di bidang mobilitas mahasiswa, pertukaran dosen, transfer kredit akademik, dan pengembangan kerja sama kelembagaan.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh tiga perwakilan Suan Sunandha Rajabhat University, yaitu Asst. Prof. Dr. Thongchai Surinwarangkoon, Deputy Dean of Administration; Asst. Prof. Dr. Sasiporn Phongploenpis, Deputy Dean of Graduate School; serta Dr. Teeraporn Plailek, Lecturer in English Major.

Sementara itu, STKIP Taman Siswa Bima diwakili oleh Ketua, Assoc. Prof. Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, yang sekaligus menyampaikan sambutan pembuka. Turut hadir H. Bukhari Sudirman, Sekretaris Yayasan Sudirman; Ika Suciwati, M.TESOL, Kepala Kantor Urusan Internasional; serta jajaran kepala program studi di lingkungan STKIP Taman Siswa Bima.

Dalam sambutannya, Ketua STKIP Taman Siswa Bima menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk berdialog dengan Suan Sunandha Rajabhat University. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas wawasan akademik mahasiswa dan dosen, serta mempersiapkan lulusan agar mampu beradaptasi dengan tantangan global.

Ketua STKIP Taman Siswa Bima juga menyoroti pengalaman institusinya dalam mengembangkan berbagai program internasional. Salah satunya adalah International Inbound Mobility Program bersama PICOMS International University College, Malaysia, pada 2020, yang memberikan pengalaman akademik dan pertukaran budaya bagi para peserta.

Selain itu, pada Januari 2026, STKIP Taman Siswa Bima berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Mataram dalam penyelenggaraan Global Civilizational and Intercultural Immersion Program (GCIIP 2026) di Bima. Program ini menjadi ruang interaksi lintas budaya, pertukaran perspektif, serta pengenalan nilai-nilai kebudayaan kepada peserta dari berbagai latar belakang internasional.

Pengalaman internasional tersebut semakin diperkuat melalui partisipasi tujuh mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima dalam program mobilitas internasional dan transfer kredit akademik di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pahang, Malaysia, pada 2026. Program tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik di lingkungan perguruan tinggi mitra sekaligus memperluas pengalaman belajar dan pemahaman lintas budaya.

Berbekal pengalaman tersebut, STKIP Taman Siswa Bima memandang penjajakan kerja sama dengan Suan Sunandha Rajabhat University sebagai peluang untuk mengembangkan kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan. Kedua institusi menjajaki potensi kolaborasi yang mencakup program mobilitas mahasiswa dan dosen, transfer kredit akademik internasional, penelitian bersama, kuliah tamu, seminar akademik, serta kegiatan pertukaran budaya.

Pembahasan mengenai penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) juga menjadi bagian dari arah pengembangan hubungan kelembagaan yang diharapkan dapat memberikan landasan bagi pelaksanaan program-program kolaboratif di masa mendatang.

Keterlibatan unsur pimpinan, yayasan, Kantor Urusan Internasional, dan jajaran kepala program studi dalam pertemuan ini mencerminkan pentingnya koordinasi lintas unit untuk memastikan bahwa kerja sama internasional dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan akademik dan kapasitas institusi.

Melalui pertemuan ini, STKIP Taman Siswa Bima berharap dapat membangun hubungan kemitraan yang produktif dengan Suan Sunandha Rajabhat University, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong pertukaran pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi internasional.

Penjajakan ini menjadi bagian dari komitmen STKIP Taman Siswa Bima untuk terus mengembangkan pendidikan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi global, berorientasi pada peningkatan mutu, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya serta karakter lokal. Reporter: Fiq

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama