DONGGOVOICE.com I Denpasar Bali, 231026 — Komitmen memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Semangat tersebut tercermin dalam kehadiran Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi pada Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), serta Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) se-Indonesia bagian tengah yang diselenggarakan di Denpasar, Bali Kamis, 22/10/2026.Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, menyelaraskan program kerja, serta mendorong sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Bagi Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, penguatan tata kelola Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu memiliki arti penting. Ketiga unsur kelembagaan tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi kerajinan lokal, meningkatkan pemberdayaan keluarga, serta memperkuat pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan Kelembagaan, Investasi bagi Kemajuan Daerah
Tata kelola kelembagaan yang baik tidak cukup hanya ditopang oleh struktur organisasi, tetapi juga membutuhkan perencanaan program yang terarah, koordinasi yang efektif, pembagian peran yang jelas, serta pelaksanaan kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks pembangunan Kabupaten Bima, penguatan kelembagaan tersebut diharapkan mampu mendorong program-program yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dekranasda memiliki peluang strategis dalam mendorong pengembangan produk kerajinan lokal, memperluas akses promosi, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha kreatif. Dengan dukungan pembinaan dan inovasi, kerajinan khas Bima berpotensi semakin dikenal, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi perajin dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, TP PKK berperan penting dalam memperkuat pemberdayaan keluarga melalui berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Adapun TP Posyandu diharapkan terus memperkuat perannya dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi kelembagaan yang berlaku.
Sinergi yang Harus Bermuara pada Manfaat Nyata
Partisipasi dalam forum penguatan tata kelola ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperoleh referensi bagi pengembangan program kelembagaan di daerah.
Namun, keberhasilan penguatan kelembagaan tidak berhenti pada keikutsertaan dalam kegiatan atau penyusunan program di atas kertas. Ukuran keberhasilannya terletak pada sejauh mana hasil penguatan kapasitas tersebut dapat diterapkan secara konsisten dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengurus kelembagaan, kader, perajin, serta unsur masyarakat perlu terus dibangun. Setiap program harus memiliki arah yang jelas, pelaksanaan yang terukur, dan evaluasi yang berkelanjutan.
Bagi Kabupaten Bima, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun daerah yang tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga kuat dalam pemberdayaan masyarakat, kemandirian ekonomi keluarga, pelestarian budaya, dan peningkatan kualitas pelayanan dasar.
Mendorong Kabupaten Bima yang Lebih Berdaya dan Sejahtera
Kehadiran Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat kapasitas kelembagaan serta mendorong lahirnya program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bima.
Dengan pengelolaan organisasi yang semakin baik, koordinasi yang semakin kuat, dan orientasi kerja yang berfokus pada hasil, Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu dapat terus mengambil bagian dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Pada akhirnya, pembangunan yang berhasil. DVc/Team Biro Bima