DONGGOVOICE com I Bima, 251026 - Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima menggelar Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Bima pada 21-22 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dikbudpora Kabupaten Bima. Pada hari pertama, pelatihan diikuti 150 kepala TK dan SMP. Hari kedua diikuti 150 kepala SD.Kepala Dikbudpora Kabupaten Bima Zunaidin membuka kegiatan sekaligus menyampaikan materi. Dalam sambutannya, ia mengatakan, kepala sekolah adalah pemimpin pembelajaran yang dapat memberikan warna bagi sekolah.
Zunaidin mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan. Oleh karena itu, mutasi dan rotasi adalah hal lumrah dan tidak boleh mengendurkan semangat membangun sekolah. “Kepala sekolah sebagai pemimpin harus lebih baik daripada guru yang dipimpin,” kata Zunaidin.
Menurut dia, kepala sekolah juga tidak boleh mengedepankan ego karena pada hakikatnya adalah pelayan. Kepala sekolah pun dituntut mampu memilih dan memilah setiap permasalahan yang muncul serta memberikan solusi terbaik.
Selain Zunaidin, hadir sejumlah narasumber. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima Hariman menyampaikan materi Kepemimpinan Reflektif. Adapun Yulia dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB membawakan materi Analisis Rapor Pendidikan.
Materi Kerangka Pemikiran Kepemimpinan Sekolah disampaikan Rabwan Satriawan, dosen STKIP Taman Siswa Bima yang juga fasilitator kepemimpinan dalam pendidikan. Ia sebelumnya telah mengikuti penguatan kapasitas yang diinisiasi Program Inovasi NTB.
“Saya mengisi materi Kerangka Pemikiran Kepemimpinan Sekolah,” ujar Rabwan.
Menurut Rabwan, kegiatan ini penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala TK, SD, dan SMP di Kabupaten Bima. Hal itu sejalan dengan arah kebijakan yang didorong Dikbudpora Kabupaten Bima.
Selain itu, peserta mendapat materi pengenalan budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta PDIA, yakni strategi pemecahan masalah dengan pendekatan solusi lokal untuk masalah lokal. Materi lainnya membahas pemanfaatan sumber daya untuk peningkatan mutu pendidikan. Program INOVASI NTB turut mendukung para fasilitator dalam kegiatan ini. Reporter: Fiq