Solusi Agar Remaja Tidak Terluka Ketika Jatuh Cinta, Ini Panduannya


 Jatuh cinta adalah sesuatu yang alamiah sifatnya dan jatuh cinta akan terjadi pada setiap remaja yang tumbuh normal.

Sebagai bagian dari tugas perkembangan pada masanya setiap remaja yang tumbuh normal akan mengalami yang namanya jatuh cinta. 

Namun demikian jatuh cinta bagi remaja bukan perkara biasa. Ada remaja yang merasa terluka ketika dia jatuh cinta. 

Keadaan tersebut harus menjadi perhatian bersama dari semua pihak yang memungkinkan setiap remaja mampu tumbuh dan membina kehidupan yang sehat. 

Agar tidak terluka ketika jatuh cinta pada lawan jenisnya, remaja perlu memahami hakekat jatuh cinta itu sendiri. 

Jatuh cinta adalah sebuah kekuatan yang mendorong remaja memahami kehidupan lawan jenisnya secara mendalam. 

Jatuh cinta itu tidak bisa dicegah, namun luka karena jatuh cinta itu BISA dicegah. Bedanya ada di cara remaja jatuh.

Kebanyakan remaja luka bukan karena cintanya, namun karena cara mencintainya yang salah.

Ada 6 solusi yang bisa membantu para remaja agar ketika jatuh cinta tidak membuatnya terluka. Adapun solusi tersebut adalah;

1.Jatuh Cinta Jangan Langsung Menyelam, Celup Kaki Dulu. 

Baru kenal 2 minggu sudah menganggap dia adalah segalanya. Itu yang bikin sakit.

Solusinya agar tidak terluka kenali dulu 3 hal, cara dia marah, cara dia memperlakukan orang tuanya, dan cara dia saat kamu tidak punya apa-apa. 

Kalau ketiga hal tersebut berjalan buruk, mundur sebelum perkenalan berlangsung mendalam.

2.Punya Hidup Sendiri, Jangan Jadikan Dia Dunia. 

Luka paling dalam terjadi saat kamu menjadikan dia sebagai satu-satunya sumber bahagia.

Solusinya adalah tetap punya tiga pilar yaitu jalani hobi (baca, olahraga), berteman, dan mengejar cita-cita. 

Jadi kalau pun dia pergi, kamu tidak hancur, kamu masih punya hidup.

3.Bedakan Cinta dan Nafsu dan Rasa Butuh Ditemani. 

Tanya jujur ke diri sendiri "Aku cinta dia, atau aku cuma takut kesepian / butuh validasi?"

Cinta itu bikin kamu jadi lebih baik dan tenang. Kalau hubungan itu bikin kamu cemas terus, overthinking, insecure, itu bukan cinta, itu kecanduan.

4.Pasang Rem Sejak Awal: Berikan Batasan yang Jelas. 

Cinta tanpa batasan itu sama halnya dengan pernyataan luka pasti datang.

Agar tidak terluka buat batasanmu sendiri sebelum jadian. 

Batasan fisik: Apa yang boleh dan tidak boleh. 

Batasan waktu: Jam berapa tidak boleh chat, dan

Batasan prinsip: Hal apa yang kalau dia langgar, kamu berani pergi. 

Dengan batasan-batasan tersenut orang yang benar-benar cinta akan menghormati batasanmu.

5. Jangan Berekspektasi Dia Akan Berubah Karena Kamu. 

Kalimat paling berbahaya: "Nanti dia akan berubah kalau sudah sama aku."

Tidak. Orang berubah karena dia mau, bukan karena kamu paksa. 

Terima dia apa adanya di awal, atau tinggalkan. 

Jangan mencintai potensinya, cintai kenyataannya.

6.Rumus 100% - 0%.

Berikan 100% ketulusan saat bersama, tapi 0% ekspektasi bahwa dia harus membalas dengan cara yang sama.

Tulus itu tugasmu, membalas itu hak dia. Kalau kamu tulus tapi dia tidak menghargai, bukan kamu yang rugi, dia yang rugi kehilangan orang tulus.

Kunci paling penting yang harus dilakukan sebelum terlanjur jauh memilih dia sebagai pasangan hidup adalah;

Jangan cari orang yang membuatmu tidak terluka. Carilah mental yang kuat sehingga kalaupun terluka, kamu bisa sembuh sendiri.

Orang yang hobi baca, punya cita-cita, dan dekat dengan keluarga, biasanya lebih cepat sembuh dari patah hati.

Ingat rasa sakit itu bersifat sementara saja, pelajaran dari rasa sakit itu menjadi pedoman bagi setiap remaja untuk selamanya.

Oleh: Firmansyah, S. Psi., M.MKes. Pengamat Sosial dan Tumbuh Kembang Anak Remaja.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama