Kaliber Dosen STKIP Taman Siswa Bima Terus Bersaing di Kancah Nasional dan Internasional

DONGGOVOICE.com I Bima, 141026 - STKIP Taman Siswa Bima kembali menunjukkan bahwa kualitas dosennya tak kalah bersaing di kancah nasional, bahkan internasional. Salah satu buktinya datang dari Dr. Nanang Diana, M.Pd., dosen Program Studi Magister Pedagogi di kampus tersebut, yang dipercaya Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai satu-satunya perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Seleksi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Ditjen Risbang bekerja sama dengan Universitas Surabaya (UBAYA), dan akan berlangsung pada 15–18 September 2026 di Universitas Surabaya. Nama Nanang Diana tercantum dalam daftar undangan resmi bernomor 1120/DST/C3/DT.05.00/2026 tertanggal 1 September 2026, bersama 137 dosen lain dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia untuk bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan. Sebuah pencapaian yang semakin meneguhkan posisi STKIP Taman Siswa Bima sebagai kampus yang mampu melahirkan sumber daya akademik berkelas nasional.

Yang menarik, proses penunjukan Nanang Diana tidak melalui mekanisme pendaftaran terbuka sebagaimana umumnya seleksi calon reviewer. Ia dipilih langsung oleh DPPM berdasarkan rekam jejak penelitian dan penghargaan yang pernah diterimanya. Ini menjadi bukti, bahwa rekam jejak akademik dosen STKIP Taman Siswa Bima telah mendapat perhatian di tingkat direktorat jenderal.

"Gak ada pendaftaran. Ini langsung dipilih oleh DPPM berdasarkan jejak penelitian dan penghargaan yang diterima saat 2025 di LLDIKTI VIII sebagai ilmuwan sosial humaniora. Kaget juga, langsung ada nama," ujar Nanang Diana saat diwawancarai.

Ia mengaku sempat terkejut ketika mengetahui namanya masuk dalam daftar undangan tanpa melalui proses pendaftaran mandiri. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari penghargaan yang ia terima tahun 2025 dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII sebagai ilmuwan bidang sosial humaniora.

Rangkaian Kegiatan di Surabaya

Berdasarkan surat undangan, para peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dijadwalkan selama empat hari. Hari pertama, 15 September 2026, diisi dengan kedatangan dan check-in di hotel. Pada hari kedua dan ketiga, peserta mengikuti berbagai materi, di antaranya etika reviewer, peta jalan penelitian dan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT), skema penelitian dasar dan terapan, teknik mereview substansi, teknik mereview Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga studi kasus dan pembahasannya secara berkelompok maupun panel. Kegiatan ditutup pada 19 September 2026 dengan kepulangan peserta.

Panitia menanggung biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi peserta selama kegiatan berlangsung, dengan biaya transportasi mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32 Tahun 2025 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2026. Akomodasi penginapan disediakan untuk dua peserta per kamar.

Surat undangan tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana, dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan.

Capaian Nanang Diana menambah deretan bukti bahwa STKIP Taman Siswa Bima terus melahirkan dosen-dosen dengan reputasi akademik yang diperhitungkan, tidak hanya di lingkup NTB, tetapi juga di kancah nasional. Sebagai satu-satunya representasi dari NTB dalam Batch 1 seleksi calon reviewer penelitian nasional tahun ini, sosok Nanang Diana turut memperkuat citra kampus tersebut sebagai institusi yang mampu bersaing sejajar dengan perguruan tinggi besar lain, sekaligus membuka peluang bagi para dosennya untuk terus menembus panggung yang lebih luas, baik nasional maupun internasional. Reporter: Fiq

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama