Andang Munawar, SH : Lokasi Induk Bak Mata Air Warga Ndano Ndere sudah Disiapkan, Tinggal Keseriusan Pemerintah

Merespon Pemberitaan DONGGOVOICE com, Andang Munawar, SH : "Tanah Milik H. Ghazaly tidak Ada Kaitan dengan Pengadaan Air Minum"

DONGGOVOICE.com I Bima, 290826 - Andang Munawar, SH. menanggapi pemberitaan DONGGOVOICE.com berjudul, "Dugaan Tanah Diserobot, Ahmad PTI Bantah: H.Ghazaly Orang Tua Kita Semua." maka dirinya angkat bicara dan sangat mengapresiasi pengakuan Ahmad PTI, bahwa tidak mempermasalahkan tanah milik H.Ghazaly Ama La Nora Ghazaly-Pengacara Nasional Eghama Law Firm dan juga Anggota Organisasi Advokat PERADI Otto Hasibuan tersebut.

"Namun persoalan tanah kepemilikan H.Ghazaly, tidak ada kaitan dengan air minum yang dijanjikan saya dengan warga Ndano Ndere," kata Andang. 

Diakui Andang, tidak akan berubah janjinya terhadap warga Ndano Ndere untuk pengadaan Dari Bak Mata Air yang semula 2×4 meter, Sekarang disiapkan 15x15 meter persegi dengan sumber mata air  yang berada di lahan warisan ( orang tuanya, red ) biar bisa digunakan oleh masyarakat Ndano Ndere, Doridungga, Lakeke dan Langgentu.

"Mata air berada di lokasi tanah yang di wariskan ke ANDANG MUNAWAR, telah bersertifikat SHM dan soal mata air dan lokasi pembangunan BAK INDUK disiapkan juga oleh Andang kapasitas 15 x15 m2," janji Andang, lewat WA yang dikirim ke H.Ghazaly (,29/8, 12.04).

Nah, kilahnya lagi, sekarang tinggal keseriusan perintah dalam hal anggaran guna teratasi krisis air pada 5000-an masyarakat Doridungga dan Ndano Ndere.

Kini bola sudah diserahkan ke warga Ndano Ndere. "Kapan aparat pemerintah kecamatan Donggo dan Soromandu beserta Kades, Kapolsek, Danramil, kita ke lokasi melihat untuk Bak Mata Air," tantang Andang. 

Andang juga mengaku menelpon H.Ghazaly, agar menyampaikan hal ini kepada warga Ndano Ndere, Desa Bajo bahwa dirinya bertanggungjawab penuh atas janji memberikan Mata Air dialirkan ke Dusun Ndano Ndere.

"Saya minta bantuan Aji sampaikan warga Ndano Ndere, masalah pengadaan air janji saya tidak akan berubah. Tinggal kapan mau ke Desa Kala, saya tunjukan lokasi untuk Bak Penampung Mata Air diatas Tolo Kala," janji Andang, disampaikan H.Ghazaly. 

Lebih lanjut, Andang mengungkapkan bahwa dirinya Sebagai penerima amanat  dari almarhum ayahanda Djamaluddin H. Yasin, tentang mata air dan ketersediaan lahan BAK INDUK di lokasi tanah warisan telah di sertifikat An.ANDANG MUNAWAR, 

Meminta ke masyarakat Doridungga, Ndando Ndere untuk sinergis berjuang bersama mengatasi krisis air ini. "Wallahi Mata air dan lokasi bak induk disiapkan oleh kami." Ungkap Putra Mendiang Pejuang 72.

Dia juga berjanji bahwa Mata air yang ada di lokasi miliknya akan diberi dengan tulus sekaligus dapat  dinikmati oleh masyarakat dan 

Air adalah ladang pahala buat kami,   amanat adalah tanggung jawab kami generasi Djamaluddin.

"Air ini sudah dinikmati puluhan tahun, kenapa harus diributkan." Ucap Andang.

Selain dari itu, kata Andang kita support pemerintahan Adi Irfan untuk tuntaskan krisis air ini. Kita sudah 81 tahun merdeka, namun belum merdeka dengan darurat air.

Namun Andang mengaku sudah ada sinyal untuk mengatasi krisis air bagi warga dimaksud yaitu dengan dikontak dirinya oleh Konsultan dari BAPPEDA untuk rapat konsultasi penanganan krisis air dimaksud, maka tinggal Menunggu jadwal konsultasi di BAPPEDA, tapi dengan harapan  jaga kondisi keamanan wilayah.

Sementara itu, H.Ghazaly, pada DONGGOVOICE.com mengatakan "Sehabis telponan dengan Andang, Tidak lama berselang masuk telecinfrences Kades Bajo, Ahmad PTI, bertiga dengannya. Pada prinsip Kades Bajo, Ahmad PTI mewakili warga Dusun Ndano Ndere, menyambut baik niat baik Andang, bertanggung jawab penuh terhadap pemberian Mata Air." Tutur Pengacara Nasional "Elghama Law Firm yang juga Anggota Organisasi Advokat FERADI Otto Hasibuan". (Tim Biro Bima)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama