Kepala SMAN 1 Donggo, Sri Suryani, M. Pd. menyebut bahwa program dimaksud berupa pemasangan Talud sekeliling arena sekolah untuk dijadikan tempat parkir sepeda motor para guru-guru dan siswa sepanjang 50 meter persegi." Hal tersebut dikatakan Sri Suryani saat ditemui Media ini Rabu, 12 /08 /2026.
Lebih lanjut, Sri Suryani menjelaskan "Pemasangan Talud untuk arena parkir sepeda motor merupakan langkah strategis yang memberikan banyak manfaat jangka panjang bagi warga sekolah SMA 1 Negeri Donggo, keputusan Ibu Sri Suryani M.Pd., dan seluruh guru-guru yang ada serta orang tua wali murid sangat tepat dan bijak sebagai antisipasi Keamanan dan stabilitas lahan, mencegah longsor, Talud menahan struktur tanah agar tidak bergeser atau runtuh dan juga keamanan kendaraan sepeda motor, guru dan siswa terhindar dari risiko amblesan tanah dan daya tahan area, parkiran menjadi lebih kokoh dan tidak mudah rusak akibat beban kendaraan." Jelas Kepala Sekolah Kelahiran Doridungga.
Selain dari itu, lanjut Sri ( panggilan akrab, Sri Suryani, M. Pd., red ) Sebagai Optimalisasi lahan sekolah, pemanfaatan area miring, mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi fungsional dan tetap terjaga kerapian Tata ruang seperti: area parkiran menjadi lebih teratur, tidak ada lagi untuk sembarang parkir seperti di bawah pohon atau sembarang tempat hingga enak dipandang mata "Asli Sejuk Rindang Indah" ( ASRI ).
"Agar Estetika lingkungan sekolah terlihat lebih bersih, tertata, dan profesional dengan kebijakan ini menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki visi yang kuat dalam hal keselamatan kerja dan pembangunan infrastruktur sekolah yang berkelanjutan." Lanjutnya lagi.
Kapala Sekolah, Sri Suryani, M. Pd. menambahkan terkait anggaran yang dikerjakan dalam program tata ruang untuk sekolah dipimpinnya, Sri menyebut "Itu murni sumbangan dari orang tua wali murid. " Sumber dana berasal dari sumbangan Wali murid." Tambah Sri.
Dengan demikian, maka Ibu kepsek dan guru-guru di SMA Negeri 1 Donggo bersepakat dan bersatu membangun serta menata lingkungan sekolah agar terlihat lebih rapi dan terjaga dari kesembrawutan, bahkan di dalam lingkungan sekolah sudah ada pemasangan Cctv untuk memantau kedisiplinan, mengawasi kehadiran siswa, kebolosan siswa dan ketepatan waktu guru, mencegah perundungan, menghindari aksi bullying di area rawan sekolah. Ungkapnya ibu Sri Suryani ". Saat di Wawancara Media DONGGOVOICE.com. Reporter: Biro Bima, Sarujin

