Ketua BKM, Umar Jamara, M. Pd. mengatakan bahwa kegiatan Maulud Nabi Muhammad SAW di Masjid yang dibangunnya tersebut merupakan wujud nyata kecintaan terhadap Rasulullah dan bagaimana kisah kehidupan nabi Akhir zaman itu sejak kerasulanNya. Nabi Muhammad SAW sebagai contoh teladan ummat manusia telah meletakkan batu pertama peradaban manusia sejati dibawah lindungan Allah SWT.
Peringatan malam ini, lanjut Umar "Bukan sekedar seremonial hampa makna namun dibalik itu ada nilai hakiki tersirat bahkan tersurat melalui sabda serta sunahnya dalam hadist. Banyak sekali contoh tauladan pada diri Rasulullah dijadi iktibar dan pelajaran diambil dari perjuangan Rasulullah SAW." Lanjut Ketua BKM saat ditanya Media DONGGOVOICE.com usai Kegiatan.
Umar juga berharap pada generasi muda sebagai pewaris perjuangan bangsa dan negara untuk menegakkan amal makruf nahi Munkar terhindar dari hal negatif jauhi narkoba, miras dan tegakkan shalat sebagai bentuk penghambatan diri pada Allah SAW karena shalat salah satu hasil kisah perjuangan Rasulullah dalam dijalankan oleh Allah dari Masjidil Haram ke Aqsa sampai Sidratul Muntaha untuk menerima shalat.
Sebelumnya, Khaidir, B.Sc. dalam sambutan mengatakan bahwa seharusnya peringatan Maulid Nabi harus tepat waktu yaitu kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu 12 Rabiul Awal bertepatan dengan tanggal 25 Agustus, namun karena satu lain hal tidak mengapa yang terpenting, lanjut Khaidir "Kalau kita cinta perjuangan Rasulullah SAW, sewajarnya ummat Muhammad menjadikannya sebagai suri tauladan baik ucapan, tindakan dan sabdanya menjadi pegangan hidup bagi ummat muslim." Ucapan Khaidir.
Selain dari itu, Mantan Ketua LAMDO tersebut mengajak seluruh Warga terdekat bahkan terjauh sekalipun untuk hadir jika diundang dan semestinya datang. "Kepada Warga kalau diundang bahkan tidak diundang sekalipun, Hadirlah jika kita cinta pada Rasulullah SAW untuk mendengarkan kisah perjalanan Rasulullah SAW." Ajak Khaidir.
Sementara itu, H. Burhanuddin Hamzah, S. Ag. dalam Tausiahnya mengisahkan bagaimana kisah perjalanan hidup Rasulullah yang penuh liku-liku dan diterpa berbagai tantangan dalam menjalankan perintah Allah SWT terutama "Diperjalanan oleh Allah untuk menerima shalat lima kali sehari semalam-Isra dan Mikraj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha. Reporter: Hambaly Ama La Beby
