Kepercayaan tersebut diberikan kepada Nur Aisah sebagai bagian dari tim ofisial yang bertugas mengawal jalannya perlombaan di lintasan. Dalam perannya sebagai juri, ia bertanggung jawab mengawasi pergerakan atlet, mencatat waktu pertandingan, mengarahkan atlet menuju garis start, serta memastikan seluruh peserta mematuhi peraturan perlombaan. Ia juga memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan diskualifikasi apabila ditemukan pelanggaran, khususnya pada saat start.
Selama kejuaraan berlangsung, Nur Aisah bertugas penuh mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Sejumlah nomor atletik yang berada di bawah pengawasannya meliputi jalan cepat 300 meter, lari 100 meter, lari 200 meter, lari 1500 meter, lari 80 meter, lari gawang 80 meter, lari 110 meter, serta estafet 4 × 100 meter dan estafet 4 × 400 meter.
Kejuaraan MSSD Daerah Pahang 2026 diikuti oleh atlet dari berbagai sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah. Ajang ini menjadi wadah seleksi atlet potensial yang akan mewakili daerah ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
Sebagai mahasiswa Indonesia, Nur Aisah mengaku bersyukur dan bangga dapat terlibat langsung dalam kejuaraan yang hanya diselenggarakan sekali dalam setahun tersebut. Kehadirannya sebagai juri juga menarik perhatian sejumlah pihak, hingga beberapa kali ia diminta memberikan keterangan terkait latar belakang dan keterlibatannya dalam kejuaraan di area stadion.
Ia menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ajang tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari pihak UiTM Jengka, sekaligus menjadi kehormatan bagi dirinya sebagai mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima. Menurutnya, pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi serta berkontribusi di bidang olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Keikutsertaan Nur Aisah dalam Kejuaraan MSSD Pahang 2026 menunjukkan bahwa mahasiswa PJKR STKIP Taman Siswa Bima memiliki kapasitas dan peluang untuk berperan aktif dalam kegiatan olahraga berskala regional dan internasional. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil peluang, mengembangkan potensi diri, dan membawa nama baik institusi di kancah global. Reporter: Fiq
