Makna Opini WTP, Sebuah Pengakuan Bergengsi dan Menjadi Energi Positif Bagi Daerah

Opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) sepertinya sangat bergengsi bagi Kabupaten/Kota.

Saking bergengsinya mendapat Opini WTP  ekspresi Kepala Daerah saat diumumkan daerahnya mendapat Opini WTP atas Laporaan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terlihat begitu bahagia. 

Senyuman merekah dibibir para kepala daerah sebagai tanda sedang berbahagia daerahnya mendapat Opini WTP terlihat jelas.

Opini WTP yang diberikan BPK bukan sekedar tulisan yang tidak ada maknanya namun memiliki nilai atau citra tersendiri bagi daerah.

Opini WTP, walaupun masih disertai dengan catatan temuan yang mesti harus ditindaklanjuti adalah sebuah pengakuan dari lembaga otoritas pemeriksa Keuangan bahwa daerah telah melakukan tatakelola keuangan negara sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan Opini WTP yang diraih memastikan setiap rupiah yang dipergunakan pemerintah daerah telah dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku dalam bidang tatakelola keuangan.

Kalau boleh dikatakan dengan opini WTP yang mampu diraih akan menjadi energi yang positif bagi daerah dalam membangun dan mewujudkan kemajuan daerah.

Meraih Opini WTP bukan perkara yang mudah namun harus melewati banyak rintangan dan hambatan terutama daerah harus mematuhi semua ketentuan yang berlaku dalam tatakelola keuangan.

Berkaitan dengan penjelasan terkait Opini WTP Ke-12 dari BPK yang diraih Kabupaten Dompu dan yang pertama di Era BBF-DJ, Akhsan, SH yang beliau merupakan seorang pengamat kebijakan publik memberikan pencerahan.

Menurutnya Opini WTP memiliki proksimitas makna dengan reward, apresiasi dan stimulus dari BPK sebagai auditor keuangan negara atas praktek tata kelola keuangan daerah yg transparan, tepat sasaran, profesional dan akuntabel. 

Dia menjelaskan On the other side predikat WTP  ini memiliki add value yang fundamental bagi pemerintah Daerah secara politik, menjadi engine politik dan instrumen strategis untuk membangun legitimasi publik, meningkatkan trust pemerintah pusat dan dapat men-trigger daya gravitasi investasi dalam Daerah. 

Dikatakannya predikat dimaksud dapat menjadi kapital politik elektoral bernilai jual tinggi di market politik untuk membuktikan akuntabilitas, komitmen dan konsistensi Bupati/wakil Bupati di-mata konstituen dlm men-drive dan menavigasi tata kelola keuangan Daerah. 

Diakhir pencerahan dia menaruh harapan agar Predikat Opini WTP yang mampu ditorehkan Kabupaten Dompu bukan hanya menjadi  prestasi /kebanggaan temporer dan formalitas belaka tetapi menjadi momentum Konsolidator, katalisator dan akselerator untuk kongkretkan percepatan pembangunan dompu maju, distribusi kesejahteraan dan keadilan yang Substantif. 

"Kita ingin dengan Opini WTP yang mampu diraih menjadi energi yang positif bagi Kabupaten Dompu untuk terus berbuat dalam mewujudkan kemajuan di Bumi Nggahi Rawi Pahu," tutupnya.

Penulis: Firmansyah, S.Psi., M.MKes, Aparatur Sipil Negara dan Berdomisili di Kabupaten Dompu.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama