" Ass.Wr.Wb. Turunkan berita Tanah saya di Dusun Ndano Ndere, disebot wraga Ndano Ndere, dibawah pimpinan Oknum Anggota Pol PP, Kec.Donggo, Ahmad PTI alias Amirais Ndana Ndere dan Oknum anggota Pol PP Soromandi, Adhar, sekitar 30 warga." Ungkap H. Ghazaly via WA miliknya Jum'at siang, 27/8/2026 .
H. Ghazaly menjelaskan bahwa Status tanah milik bersertifikat hak milik Dr.H.Ghazaly Ama La Nora, S.IP., S.H., M.Si., M.H.(c) sekitar 8 Ha pinggir jalan raya Bajo-Donggo, yang dibelinya dari Jamaluddin H.Yasin Donggo, 1990-an.
Bahkan Hal ini sudah disampaikan Ghazaly secara lisan via smart phone kepada Bupati, Ady Mahyudi, Wakil Bupati, dr.Irfan Zubaidi, Kepala Desa Bajo, Dandim Bima, cq Kasi OPS Kapten Bambang, tengah berada medan latihan di Gunung Rinjani Lombok NTB.
H. Ghazaly menyayangkan "Tindakan main hakim sendiri warga masyarakat dipimpin okum aparat Pol PP sangat menjijikan dan memalukan karena aparat memberikan ketauladan yang baik pada warga. Bukan sebalik mengerahkan warga menyerobot tanah milik orang memiliki status hulum jelas dan otentik." Ungkap Ama La Nora ( Sapaan akrab H. Ghazaly, red )
Kepada Donggovoice.com, Ghazaly, pemerintah Bima, turun tangan menyelesaikan penyerobat sama sekali tidak punya landasan hukum.
"Terusterang keluarga besar di Desa O'o, Kamunti, Manggekompo, Kala, Wadukopa, sudah minta diri mau ke Dusun Ndano Ndere. Tapi saya bilang biar pihak pemerintah menanganinya," kata Ghazaly.
"Ini negara hukum kita tidak boleh main hakim sendiri," tambahnya.
Sementara Ahmat PTI alias Aminrais saat dikonfirmasi Biro Bima, Sarujin membantah bahwa dirinya tidak ada niat sedikitpun mengganggu gugat tanah milik H. Ghazaly, cuman bentuk tuntutan pada Andang terhadap perjanjian pengadaan air minum untuk warga Ndano Ndere. Kata mereka ( warga ) kenapa bisa tanah dijual sementara air belum ada."Kami tidak ada niat sedikitpun untuk mengganggu gugat tanah milik H. Ghazaly, namun mempertanyakan bentuk pertanggungan jawab Andang terkait pengadaan air minum untuk warga." Ungkap Ahmad membantah.
Lebih lanjut, Ahmad menuturkan bahwa Anak Aji adalah anak saya juga ( Wati loa kandede Haji itu orang tua kita semua," Lanjut Ahmad.
Sebaliknya Pihak H. Ghazaly mengapresiasi atas niat baik pak Ahmad atas tidak diganggunnya tanah tersebut. "Terima kasih banyak Pak Ahmad atas niat baiknya," ucap H. Ghazaly. ( KaBiro Bima, Sarujin )

