Resmikan Rumah Produksi Rokok, Bupati Dompu: Nilai Tambah Produk Lokal Meningkat

Peresmian dilaksanakan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE yang turut dihadiri Dandim 1614/Dompu, Kepala Bea Cukai Pulau Sumbawa, Staf Ahli Bupati, Asisten Pemeritahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Disperindag, Camat Pekat, Kapolsek Pekat, Tokoh Agama, Tokoh, Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Insyan Pers dan elemen penting lainnya. 

Dalam sambutannya Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Peresmian Rumah Produksi Rokok berlokasi di Desa Kadindi Barat Kecamatan Pekat yang diinisiasi Dinas Perindag Kabupaten Dompu.  

Menurut Bupati Bambang Firdaus kegiatan peresmian dimaksud menunjukan nilai tambah produk lokal berupa tembakau meningkat yang berdampak bagi peningkatan kesejahteraan dan pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat. 

Selama ini Kabupaten Dompu dan Kecamatan Pekat pada khususnya hanya dikenal sebagai daerah produksi (penghasil) tembakau yang hasil produksinya langsung dijual ke luar daerah namun dengan peresmian rumah produksi rokok dibawah Perusahaan Rokok Imilna Bumen Mandiri Bersinar ini nilai tambah produk tembakau yang dihasilkan bisa lebih meningkat lagi dimana tembakau yang sebelumnya langsung dijual ke perusahaan rokok di luar daerah namun sekarang tembakaunya bisa langsung diolah menjadi produk rokok yang bisa dijual di daerah sendiri dan juga di daerah lainnya ujar Bupati Menambahkan. 

Dijelaskan Bupati Bambang Firdaus dengan kehadiran Rumah Produksi Rokok yang diresmikan akan mengubah image Kabupaten Dompu sebagai daerah penghasil tembakau kemudian menjadi daerah yang mampu mengolah sendiri produk tembakau yang dihasilkan menjadi produk rokok. 

"Perubahan keadaan tersebut menjadi hal yang membanggakan bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Dompu," ujarnya.

Bupati Bambang Firdaus dalam kesempatan ini juga mengatakan dengan diresmikannya rumah produksi rokok dimaksud menjadi bagian dari upaya pemerintah mengerem laju rokok ilegal dan membuka kran sumber pemasukan bagi negara berupa cukai rokok. 

"Dengan kehadiran pabrik rokok yang diresmikan ini laju peredaran rokok ilegal yang merugikan pendapatan negara bisa direm dan akan menjadi potensi baru untuk peningkatan sumber pemasukan (pendapatan) bagi negara berupa cukai," sebutnya.

Diakhir Bupati Bambang Firdaus mengingatkan Dinas Perindag dan juga Pemilik Rumah Produksi Rokok agar terus meningkatkan kualitas produk rokok yang dihasilkan baik berupa cita rasa, kemasan atau lainnya sehingga dipasaran mampu bersaing dengan produk rokok yang sudah ada. 

"Berkaitan dengan kualitas baik itu berupa cita rasa maupun kemasannya perlu selalu diperhatikan sehingga produk rokok yang dihasilkan mendapat tempat yang baik di hati para konsumennya," ujarnya mengingatkan. 

Peresmian berjalan khidmat, aman, tertib dan lancar yang ditandai pemotongan pita, penandatanganan prasasti dan peninjauan ke ruang produksi oleh Bupati bersama rombongan. 

Seusai peresmian acara dilanjutkan dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat penerima manfaat dilanjutkan peninjauan Sentra Peternakan Ayam Petelur Kelompok Peternak "So Kalate", Desa Kadindi Barat, Peninjauan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nangamiro dan peninjauan potensi lokal Pantai Nangamiro. 

Sumber: Kordinator Subbag Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Dompu, Firmansyah, S. Psi., M.MKes

Editor: Hambaly Ama La Beby

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama