DONGGOVOICE.com I Dompu, 210326 - Pemerintah kabupaten Dompu dibawah kepemimpinan Bupati, Bambang Firdaus, SE. dan Wabup, Syrajuddin, SH. sejak dilantik 20 Febuari tahun 2025, selama kurung waktu satu tahun suatu masa yang masih sangat pendek/muda untuk dinilai secara utuh, namun dalam rentang waktu tersebut pihaknya terus berupaya meletakan fondasi pembangunan dalam rangka mewujudkan Visi "Dompu Maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya".
Demikian dikatakan Bupati Dompu saat memberikan sambutan tertulis pada perayaan Shalat IdulFitri 1447 H di lapangan Beringan Kantor Bupati setempat Sabtu, 21/3/2026.
Gambar: Suasana IdulFitri 1447 H
Pada tahun pertama, lanjut Bupati, "Kami memfokuskan pembangunan pada penataan daerah yang bersih, rapi, dan indah melalui gerakan semesta Jum'at bersih, revitalisasi lampu jalan, serta pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis, kami berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. Langkah tersebut merupakan ikhtiar awal dalam membangun wajah kita Dompu yang lebih representatif dan layak huni." Ucap BBF.
Selain itu, penataan ruang publik juga dilakukan melalui ketertiban lapak-lapak liar dan permanen yang menempati trotoar. Maka pemerintah daerah hadir memberi solusi dengan menyalurkan bantuan 67 unit rombong kepada para pelaku UMKM yang terdampak, sekaligus menyiapkan rencana pembangunan sentra kuliner atau food court sebagai wadah usaha yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Yang tidak kalah penting dari itu, Pemda sangat memperhatikan Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi fokus utama pemerintah daerah. Di sektor air bersih yang masih menjadi persoalan krusial, pemerintah Dompu telah melakukan normalisasi serta pengembangan pemanfaatan Bendungan Mila, khususnya untuk mengatasi kebutuhan air di wilayah Barat ( Kelurahan Simpasai dan sekitarnya ). Dan disaat yang sama, Pembenahan PDAM terus dilakukan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga peningkatan kualitas layanan dan manajemen.
Di bidang kesehatan, "Alhamdulillah pada awal tahun 2026 kabupaten Dompu berhasil meraih predikat Universal Health Coverage ( UHC ) dengan cakupan kepesertaan lebih dari 98 persen." Hal tersebut menunjukan komitmen pemerintah kabupaten Dompu dalam memberikan jaminan layanan kesehatan merata, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Selain itu, sebanyak 6.000 warga dari kalangan nelayan, buruh tani, dan pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan melalu BPJS ketenagakerjaan.
Di sektor pendidikan, berbagi program terus dijalankan, seperti Dompu mengaji, pembagian seragam sekolah gratis, serta penguatan muatan lokal. Program Dompu Mengaji mendorong literasi Al-Qur'an melalui kebiasaan membaca selama 30 menit sebelum pelajaran, sebagai upaya membentuk generasi Qur'ani yang religius dan berakhlak mulia. Sementara itu, pemberian seragam gratis serta penguatanuatan lokal menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang merata sekaligus menanamkan nilai kecintaan terhadap budaya daerah.
Melalui Program Dompu melayani, pemerintah juga menghadirkan pelayanan publik terpadu dengan konsep " Jemput Bola" di seluruh kecamatan, program ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat, sekaligus memberi solusi cepat di bidang kesehatan, kependudukan, sosial, dan ekonomi.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE ketika sambutan pada Shalat Idulfitri di lapangan Beringin Kantor Bupati setempat, 1447 H/21/3/2026 dengan refleksi capaian pemerintahan yang dipimpinnya, dikatakannya bahwa secara umum pembangunan dalam kurun waktu satu tahun terakhir menunjukan perkembangan yang positif. Kebijakan ekonomi makro dapat diukur melalui sejumlah indikator utama yang mencerminkan kondisi kesejahteraan masyarakat sebagai berikut: Pertama, Tingkat kemiskinan tahun 2025 tercatat 11.15 persen atau 31.270 jiwa, mengalami penurunan 0,45 persen dibandingkan tahun 2024 berada pada angka 11,59 persen atau 32.080 jiwa. Hal ini menunjukan adanya perbaikan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di daerah.
Kedua, Index Pembangunan Manusia ( IPM ) mencapai angka 73,58 dengan kategori tinggi, meningkat sebesar 0,99 poin dari tahun sebelumnya atau tumbuh sebesar 1,36 persen. Capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat ditopang oleh tiga dimensi utama yaitu: Kesehatan, pendidikan, dan standart hidup lebih baik.
Ketiga, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 4,75 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,62 persen. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan ini dengan produksi pertanian cukup signifikan, padi mencapai 204.214 ton dan jagung 432.280 ton.
Keempat, seiring pertumbuhan ekonomi tersebut, pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2025, pendapatan perkapita tercatat Rp. 38.110.000 naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 36.120.000. maka atas capaian yang diraih, pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, anggota FORKOPIMDA, TNI, POLRI, Alim ulama, serta seluruh lapisan masyarakat atas kolaborasi dan kontribusinya dalam andil pembangunan daerah Bumi Nggahi Rawi Pahu.(*)

