Bencana Hidrometeorologi, Ratusan Rumah Warga Kecamatan Tambora Digenangi air


DONGGOVOICE.com I Bima, 220226 - Hujan sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berlangsung Ahad,  22 Februari 2026 pukul 05.55 wita di Desa Labuan Kananga Kec. Tambora Kabupaten Bima.

Musibah bencana banjir akibat derasnya air dari gunung mengakibatkan Sungai dan Drainase wilayah Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora tidak mampu menahan debit air hingga  menyebabkan air meluap ke area Pemukiman Warga dan jalan raya,  ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm - 70 cm, dampak kejadian ini sebanyak 140 unit rumah terendam banjir / 140 KK ( 526 jiwa) terdampak yang tersebar di 3 (tiga) Dusun yaitu Dusun Sarae 51 KK, Dusun Mada oi 22 KK dan Dusun Na,e 67 KK,  serta beberapa fasilitas umum tergenang air banjir di antaranya, 2 unit fasilitas pendidikan yaitu SDN 1 Labuan Kananga, SDN 2 Labuan Kananga, 1 unit Mesjid At - Taqwa, 1 unit kantor Desa Labuan Kananga, dan 1 unit pasar terendam banjir, serta akses jalan propinsi Desa Labuan Kananga tergenang air campur lumpur, sehingga mengakibatkan kemacetan kendaraan.

Sampai berita ini diunggah, banjir sudah mulai berangsur surut dan warga melakukan pembersihan lumpur dan sampah serta tidak ada pengungsian akibat banjir  tersebut, Lahan pertanian dan infrastruktur umum masih dalam proses pendataan.

Sementara Desa terkena dampak Banjir antara lain: Desa Kawinda Na'e.diguyur hujan hari ahad tanggal 22 Februari 2026 pukul 06.00 wita bertempat di Desa Kawinda Na'e Kec. Tambora Kab. Bima terjadi musibah bencana banjir akibat derasnya air dari gunung, mengakibatkan Sungai dan Drainase wilayah Desa Kawinda Na'e Kecamatan Tambora tidak mampu menahan debit air, yang menyebabkan air meluap ke area Pemukiman Warga dan jalan raya,  ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm - 60 cm, dampak kejadian ini sebanyak 20 unit rumah terendam banjir / 20 KK ( 65 jiwa) terdampak yang ada di RT.10 Dusun Soro bura, dan tanah dari bahu jalan terkikis terbawa arus air sehingga sangat rawan mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas, dan mengancam keselamatan warga sekitar lokasi kejadian, serta akses jalan propinsi Desa Kawinda Na'e tergenang air campur lumpur, sehingga mengakibatkan kemacetan kendaraan, saat ini banjir sudah mulai berangsur surut dan warga melakukan pembersihan lumpur dan sampah serta tidak ada pengungsian akibat banjir  tersebut, Lahan pertanian dan infrastruktur umum lain masih dalam proses pendataan.

Pada hari yang sama  22 Februari 2026 pukul 06.10 wita bertempat di Jalan Raya Lintas Tambora-Kore Desa Kawinda Na'e Kecamatan Tambora Kab. Bima terjadi pohon tumbang berukuran besar, dampak kejadian ini arus lalu lintas terhambat di karenakan pohon tumbang yang melintas di jalan, pohon tumbang saat ini belum di potong dan di bersihkan, sehingga arus lalulintas masih terhambat.

Desa Rasabou juga tidak luput dari genangan air,  musibah bencana banjir akibat derasnya air dari gunung, mengakibatkan Sungai dan Drainase wilayah Desa Rasabou Kecamatan Tambora tidak mampu menahan debit air, yang menyebabkan air meluap ke area Pemukiman Warga dan jalan raya, ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm - 30 cm, dampak kejadian ini sebanyak 44 unit rumah terendam banjir / 44 KK ( 135 jiwa) terdampak yang tersebar di 3 (tiga) RT diantaranya RT.02, 3 unit rumah, RT.03, 36 unit rumah, dan RT.04, 5 unit rumah, saat ini banjir sudah mulai berangsur surut dan warga melakukan pembersihan lumpur dan sampah serta tidak ada pengungsian akibat banjir  tersebut, Lahan pertanian Dan infrastruktur umum lain masih dalam prosesnya pendataan.

Desa Oi Panihi musibah bencana banjir akibat derasnya air dari gunung, mengakibatkan Sungai dan Drainase wilayah Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora tidak mampu menahan debit air, yang menyebabkan air meluap ke jalan raya, ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm - 30 cm, dampak kejadian ini 1 akses ruas jalan propinsi Desa Oi Panihi rusak sehingga sangat rawan mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas, saat ini banjir sudah mulai berangsur surut dan warga melakukan pembersihan sampah di ruas jalan yang rusak, Lahan pertanian dan infrastruktur umum lain masih dalam proses pendataan dan Korban jiwa : Nihil.

Kebutuhan  mendesak berupa: Bantuan tanggap darurat, Logistik dan peralatan (Logpal).

Tim BPBD Melakukan koordinasi  dengan Camat, Kapolsek, Koramil dan Desa setempat terkait terdampak dan  melakukan pengamatan, pendataan dan kaji cepat serta penanganan darurat bencana terhadap daerah terdampak dan proses pendataan.

Berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas terkait mengenai dampak dan penanganan serta kewenangannya, Masyarakat juga tetap waspada terhadap cuaca Extrim serta Bencana yang terjadi seperti Banjir bandang, Angin Putting Beliung dan Tanah Longsor, kekeringan dan wabah Penyakit rabies serta kebakaran hutan dan lahan,Dan melapor langsung ke BPBD Kab Bima, Kantor Camat serta Kantor Desa dan Babinsa, Babinkantibmas setempat dan Berkoordinasi dengan Desa setempat, aparat Kecamatan, Dinas Terkait di daerah maupun tingkat Provinsi NTB.

Sumber: Tim Pusdalops BPBD Kab Bima. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama