Training of Trainers Sentra KI Dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB

Peserta kegiatan sebanyak 60 orang dengan 45 dari PT denga masing-masing dari 5 kabupaten/kota pulau lombok pulau sumbawa. STKIP Taman Siswa Bima ikut menjadi delegasi dengan mengirimkan M. Ibnusaputra, M.Pd (Staff LPPM/Sentra KI) pada kegiatan ini.

Kegiatan dibuka langsung oleh kepala kantor wilayah kementerian hukum NTB, ibu I Gusti Putu Milawati. Dalam paparannya menuturkan dasar kegiatan ini penting dilaksanakan dimulai dari hanya 18% kampus di indonesia yang memiliki sentra KI, kemudian di NTB sendiri dominasi 96% KI yang tercatat hanya Hak Cipta dan hnya 4% Paten. Sedangkan pencapaian riset maupun inovasi dan kekayaan sosial budaya melimpah, namun hilirisasi sampai komersialisasi terhambat. Melalui kegiatan ini dan pembentukan sentra KI disetiap lembaga/instansi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman KI, meningkatkan kapasitas perlindungan dan pemanfaatan KI, membentuk tenaga Sentra KI, dan peningkatan sinergi pemangku kebijakan.

Beberapa narasumber dari DJKI Pusat ikut hadir dalam mendukung agar tujuan kegiatan ini tercapai. Salah satu narasumber DJKI Buk Sonya menuturkan bahwa salah satu KI yang berpotensi kearah invensi dan komersil yaitu paten, lebih khusus untuk para dosen di setiap PT dari hasil risetnya. Peluang ini perlu dijemput, melalui sentra KI pada setiap PT.

Kemudian narasumber lainnya dari perwakilan Kemhum NTB menguraikan tentang jenis-jenis KI, hal penting yang di sorot yaitu terabaikannya potensi kekayaan intelektual komunal (KIK) yang ada di NTB. Seperti di Bima-Dompu unsur kearifan lokal/sosial budaya masih sangat banyak potensi KIK yang perlu dicatatkan, seperti konsep rumah adat, tenun dan motif khas, obat-obatan tradisional, bahkan pengetahuan dan kebiasaan lokal.

Kegiatan diakhiri dengan sesi evaluasi dan follow up. Adapun pada sesi follow up, M. Ibnu Saputra menyampaikan bahwa di pulau sumbawa, terutama di Bima-Dompu, keberadaan PTS yang lebih kurang 15 aktif pada riset dan inovasi namun minim terhadap paten perlu menjadi target kegiatan berikutnya. Poin lainnya yang disampaikan yaitu perlu adanya workshop tentang teknis dan isi subtansi pengajuan Paten yang menjadi angin segar bagi kalangan dosen maupun praktisi inovasi. 

Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Kemhum NTB menerima dengan senang hati dan menargetkan kegiatan follow up berikutnya dilaksanakan di pulau Sumbawa.

Setelah berita ini pertama kali di terbitkan, sentra KI STKIP Taman Siswa Bima mulai menerima pelayanan dalam pengajuan dan konsultasi KI. Lebihnya pada jangka panjang terus menjaring peluang KI di lingkup dosen maupun kampus, serta perekapan data KI sebagai inventaris kampus. Reporter: Fiq

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama