Menginspirasi Ki Hajar Dewantara, Kabupaten Dompu Programkan Literasi Al-Quran

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang secara rutin diperingati setiap tahunnya menjadi momentum untuk terus menyuarakan semangat Pendidikan dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan berkeadaban.

Semarak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) juga bergema di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berbagai kegiatan yang ikut menyemarakan Peringatan Hardiknas diagendakan Pemerintah Daerah dan masyarakat yang bermottokan "Nggahi Rawi Pahu", ini. 

Jiwa dan semangat Pendidikan dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan berkeadaban telah digelorakan oleh tokoh Pendidikan Nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara puluhan tahun yang silam dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dan daerah terus menggelorakan pentingnya pendidikan untuk mewujudkan kemajuan dan perubahan di segala bidang kehidupan.

Ada pilar penting yang menjadi energi yang kuat bagi Ki Hajar Dewantara dalam perjuangannya merubah dan memajukan Indonesia dalam bidang pendidikan. Adapun ketiga pilar yang populer tersebut adalah Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso dan Tut Wuri Handayani.

Dengan tiga pilar ini Ki Hajar Dewantara mampu menyebarkan energi yang positif dan menginspirasi ke seluruh negeri wujudnya Indonesia yang lebih maju dan berkeadaban. 

Filosofi Ing Ngarso Sung Tulodo mengandung arti berada di depan memberi teladan, Ing Madya Mangun Karso berada di tengah membangun kemauan dan Tut Wuri Handayani, berada di belakang memberi dorongan.

Siarkan Kemajuan, Kabupaten Dompu Programkan Literasi Al-Qur'an

Memajukan daerah, dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus dan Syirajuddin, ada banyak program yang dilaksanakan. Salah satu dari banyak program tersebut adalah program literasi Al-Quran.

Program ini dicanangkan BBF-DJ setahun yang lalu diawal kepemimpinannya. Diharapkan dengan program Literasi Al-Quran ini salah satu dari Visi Dompu Maju yaitu Dompu Religius dapat tercapai (diwujudkan). 

Program Literasi Al-Quran dilaksanakan di semua sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di setiap hari Jum'at.

Program literasi Al-Quran memberikan dampak yang baik bagi perkembangan karakter dan kepribadian siswa. Diantara manfaat yang dapat dipetik dari program literasi Al-Quran adalah;

Meningkatkan keterampilan baca-tulis Al-Qur'an (BTQ) dan kualitas bacaan, dan menanamkan nilai-nilai religius yang kokoh, membentuk kepribadian, dan meningkatkan kepedulian sosial.

Menjaga hafalan (murojaah) dan memfasilitasi target khatam Al-Qur'an, dan membaca dan memahami Al-Qur'an memberikan ketenangan hati dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengoptimalkan kinerja otak dan meningkatkan kecerdasan spiritual dan menciptakan budaya religius di lingkungan pendidikan.

Penulis: Firmansyah, S.Psi., M.MKes, Aparatur Sipil Negara dan berdomisili di Kabupaten Dompu.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama