DONGGOVOICE.com I Dompu, 090426 - Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Melaunching Gerakan 21 (Twenty One) Kambeke Anak yang dirangkaikan dengan Pelantikan Forum Anak Daerah (FAD) Periode 2026 - 2029 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Karijawa, Rabu (08/04/26).
Gerakan 21 (Twenty One) Kembeke Anak adalah sebuah upaya memantik kesadaran kolektif dari semua pihak utamanya para orang tua untuk dapat melindungi dan memenuhi hak anak dengan strategi memberikan batasan ruang geraknya untuk berada di luar rumah hingga pukul 21.00 Wita.
Ketika pukul 21.00 Wita anak tidak berada di rumah dengan Gerakan Twenty 0ne (21) Kambeke Anak tersebut wajib bagi orang tua untuk menelusuri (mencari tahu) keberadaan buah hatinya hingga dipastikan berada kembali di tengah keluarga dalam keadaan aman, tentram dan bahagia.
Launching gerakan ini secara langsung dipimpin Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE didampingi Ketua DPRD, Ir. Muttakun, Pj. Sekretaris Daerah dan Kadis DP3A, Miftahul Suadah, ST., MM.Hadir di kegiatan yang diagendakan Anggota Forkopimda, Pimpinan OPD dan elemen masyarakat lainnya yang fokus dan peduli pada permasalahan anak.
Dalam kesempatan ini Bupati Bambang Firdaus mengingatkan semua pihak akan pentingnya lingkungan yang baik dan sehat bagi tumbuhkembang anak.
Menurut Bupati Bambang Firdaus lingkungan yang baik dan sehat bagi anak untuk tumbuhkembang akan sangat mempengaruhi keadaan fisik, psikologis, sosial dan religius anak.
Bupati Bambang Firdaus dalam arahannya menekankan kepada semua pihak agar hal-hal penting yang dapat mempengaruhi perkembangan fisik, psikologis, sosial dan religius anak agar dapat diperhatikan.
Lingkungan yang baik dan sehat yang diupayakan semua pihak tentunya akan sangat mempengaruhi keadaan fisik, psikologis, sosial dan religius anak.
"Lingkungan rumah yang bersih, aman, adanya kasih sayang dan stimulasi dini (Asah, Asih, Asuh) yang baik dan terarah dari orang tua menjadikan anak memiliki akhlak yang juga baik, cerdas dengan kepribadian yang positif," ujarnya.
Dalam kesempatan ini Bupati juga mengingatkan semua pihak untuk selalu mengawasi keberadaan buah hatinya. Orang tua harus selalu menanyakan keberadaan buah hatinya ketika mereka tidak berada di rumah dan orang tua tidak boleh membiarkan mereka berada diluar rumah tanpa ada alasan yang jelas semisal melakukan hal-hal produktif dan memiliki azas manfaat.
Inti dari Gerakan 21 Kambeke Anak yang dilaunching sore hari ini adalah bagaimana kita semua punya kesadaran untuk selalu menanyakan anak-anak kita ketika mereka tidak berada di rumah tanpa ada alasan yang jelas dan ketika keadaan ini terjadi utamanya orang tua harus berupaya mencari buah hatinya untuk kembali berada ditengah keluarga dalam keadaan aman, sehat dan bahagia.
"Gerakan 21 Kambeke Anak yang dilaunching ini tentunya akan tumbuh baik ketika ada kesadaran yang baik dari semua pihak utamanya orang tua untuk dapat memenuhi dan melindungi hak-hak anak," ujarnya.
Gerakan 21 Kambeke Anak ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi kita semua untuk senantiasa menjadi support sistim yang baik bagi tumbuhkembang anak yang outputnya dapat mengantarkan anak menjadi generasi harapan bagi bangsa dan daerah.
Hadirnya anak-anak yang berakhlak, cerdas, kreatif dan bertalenta yang baik akan menjadi cikal bakal dalam menyambut kehadiran generasi emas bangsa di tahun 2045 nanti.
"Sebagai orang tua dari sekarang mari kita penuhi dan siapkan lingkungan yang baik dan sehat bagi anak sehingga dapat melewati berbagai tantangan yang ada dan menjadikan mereka menjadi generasi tangguh, sehat dan cerdas yang menjadi harapan bangsa dan daerah," tutupnya.
Disela waktu Kadis DP3A dalam laporannya menyebutkan Gerakan 21 Kambeke Anak menjadi pemantik kesadaran kolektif semua pihak terutama orang tua untuk senantiasa dapat melindungi dan memenuhi hak-hak anak dengan baik sebagaimana yang telah diamanatkan negara.
"Kegiatan ini tentunya akan memberikan dampak yang baik bagi anak untuk dapat tumbuh kembang secara sehat sesuai dengan harapan lingkungan sosialnya", ujarnya meyakinkan program yang dilaunching.
Acara launching berjalan aman, tertib dan lancar yang ditandai dengan pemukulan kentongan dan diakhiri dengan sesi photo bersama.
Dikutip dari Sumber; Prokopim Setda Dompu
Editor: Hambaly Ama La Beby
