Di Tengah Sorotan, BBF DJ Komit Wujudkan Dompu Maju dan Torehkan Banyak Pencapaian

DONGGOVOICE.com I Dompu, 130426 - Lagi viral nih di daerah tercinta (Kabupaten Dompu)  kekurangan pemimpin daerahnya lagi menjadi sorotan. Seharusnya ada banyak kelebihan yang dipunyai kedua pemimpin pilihan masyarakat lewat Pesta Demokrasi Pilkada tahun 2024 tersebut yang seharusnya disuarakan ke permukaan untuk diketahui secara luas namun kelebihan itu luput dari perhatian. 

Sebagaimana yang viral diceritakan di media online salah satu kekurangan dari kedua pemimpin, dibanyak kegiatan yang diagendakan, baik pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan pelayanan publik, terlihat oleh publik sering tidak tampil bersama.

Dengan satu kekurangan ini muncul persepsi miring seolah-olah kedua pemimpin Dompu saat ini sedang tidak baikan atau tidak harmonis. Benarkan penilaian publik ini? 

Menurut sebagian anggota masyarakat yang inginkan kedua pemimpin dimaksud bisa tampil bersama, karena keduanya sudah diamanahi sebagai pemimpin, sudah sewajarnya di banyak agenda keduanya senantiasa tampil bersama.

Dari realita yang diuraikan bila diajukan satu pertanyaan, apakah yang menjadi ukuran keharmonisan itu dibanyak kegiatan yang diagendakan kedua pemimpin harus tampil secara bersamaan?

Terkait keharmonisan yang diharapkan publik ini tidak seharusnya keharmonisan itu harus dinilai dari adanya keseringan kedua pemimpin tampil secara bersama di berbagai acara yang ada. 

Sebagai pemimpin, bisa saja karena sesuatu dan lain hal, keduanya hadir sendirian, dan juga bisa dalam kesempatan yang lain kedua beliau hadir secara bersamaan. Jadi sangat situasional adanya.

Bagaimana Seharusnya Keharmonisan Pimpinan Dinilai?

Selain senantiasa hadir bersama dalam berbagai kegiatan yang diagendakan bukan satu-satunya yang menjadi ukuran (takaran) menilai keharmonisan pemimpin. Justru keharmonisan pemimpin itu terjadi melalui sinergi yang baik antara keduanya dalam bekerja (kolaborasi, koordinasi dan komunikasi) memajukan daerah yang dipimpinnya.

Dengan demikian keharmonisan pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan akan terlihat dari tidak adanya hambatan keduanya menjalankan roda pemerintahan. Artinya sinergi yang baik itulah yang menjadi titik kunci dalam menilai keharmonisan bukan dari seringnya kedua beliau hadir bersama dalam acara yang ada.

Dalam pantauan hingga saat ini roda pemerintahan di Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu berjalan mulus sesuai koridornya. Hasil dari sinergi yang baik antara kedua pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan di satu tahun jalannya kepemimpinannya mencatatkan berbagai pencapaian. Bukankah keadaan ini sesuatu yang luar biasa terjadi? 

Dengan berbagai keberhasilan yang mampu ditorehkan di satu tahun kepemimpinan tersebut menjadi bukti bahwa pemimpin Dompu saat ini dalam menjalankan tugas dan fungsinya senantiasa selaras dan harmonis. 

Ekspetasi Publik Terlalu Tinggi dan Selalu Ingin Sempurna Dalam Menilai Pemimpin 

Bila dipahami secara mendalam sorotan yang muncul lebih kepada adanya ekspetasi publik yang tinggi. Ekspetasi yang tinggi ini publik ingin melihat pemimpinya bisa tampil sempurna. Keadaan inilah yang tengah terjadi di daerah tercinta. Publik daerah yang ber-mottokan Bumi Nggahi Rawi Pahu ini selalu punya standar tinggi untuk dilakukan pemimpinya. 

Dalam keadaan ini publik ingin melihat pemimpin sempurna dalam banyak hal. Seringkali keinginan yang disandarkan bersumber dari harapan akan kepastian, stabilitas, dan teladan ideal. Namun, pemimpin yang efektif sebenarnya bukan tanpa cela, melainkan yang jujur, komunikatif saat tenang, dan mampu bertindak tegas saat situasi sulit. Pemimpin yang berempati dan melayani lebih berdampak daripada sekadar tampil sempurna. 

Sebagai manusia biasa tentu saja pemimpin tidak bisa sempurna sebagaimana yang menjadi ekspetasi publik. Dalam hal ini sebagai manusia biasa pemimpin ada cela untuk sempurna.

Di situasi sulit semisal di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang membuat Kabupaten Dompu memiliki keterbatasan dalam membiayai pembangunan daerah, ekspetasi tinggi dari publik tidak menyurutkan BBF - DJ untuk tetap bekerja keras membangun daerah. 

Di tengah efisiensi anggaran yang menjadi kendala utama membangun daerah, BBF - DJ masih mampu berbuat dengan bekerja keras membangun kolaborasi, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak baik itu di tataran lokal, provinsi maupun pusat.

Dalam membangun daerah ekspetasi tinggi dari publik dijadikan BBF - DJ sebagai tantangan yang memotivasi dalam mewujudkan Dompu maju. Bukti dari menjawab tantangan dimaksud di 1 tahun kepemimpinan, BBF - DJ mampu torehkan banyak pencapaian. 

BBF - DJ Komit Wujudkan Dompu Maju dan di 1 Tahun Kepemimpinan Raih Sejumlah Pencapaian 

BBF - DJ dalam membangun daerah tetap berkomitmen yang tinggi. Komitmen yang tinggi ini sering disampaikan di berbagai kesempatan baik dalam acara formal maupun non formal. 

Bila dirilis sesuai data yang ada komitmen yang tinggi untuk membangun daerah di tahun pertama memimpin Bumi Nggahi Rawi Pahu (Kabupaten Dompu) BBF - DJ mampu menorehkan pencapaian. Beberapa pencapaian dimaksud diantaranya:

Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat sebesar 4,75 Persen, ini menjadi pencapaian tertinggi dalam 8 tahun terakhir. Tingkat kemiskinan dapat ditekan sebesar 0,4 Persen menjadi 11,15 Persen di tahun 2025 dengan penurunan tingkat kemiskinan ekstrim menjadi 0,27 Persen. Pencapaian ini menjadikan Kabupaten Dompu sebagai Kabupaten dengan tingkat kemiskinan ekstrim terendah Se Nusa Tenggara Barat. 

Lainnya IPM meningkat dengan kategori tinggi yaitu sebesar 73,58 Persen. Peningkatan ini menjadi bukti adanya perbaikan pelayanan kesehatan, pendidikan, serta meningkatnya daya beli masyarakat. Masi banyak lagi pencapaian yang lainnya.

Penulis: Kasubag Pemberitaan Prokopim Setda Dompu, Firmansyah, S. Psi., M.MKes

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama