Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Dompu sebagai wujud penghormatan, penghayatan sejarah, dan permohonan doa restu para pendahulu.
Tiba di lokasi pukul 07.00 WITA, rombongan langsung menuju makam Sultan Manuru Kupa dan para raja/pemimpin terdahulu lainnya untuk melakukan tabur bunga dan doa bersama.
Suasana berlangsung khidmat dan sakral, diwarnai bacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Dalam keterangannya usai ziarah, Bupati Dompu menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah momen penting untuk merenung kembali perjuangan para pendiri daerah dalam meletakkan dasar pembangunan dan kedaulatan di tanah Dompu.
"Kami hadir di sini bukan hanya sekadar kunjungan, melainkan bentuk bakti dan penghormatan tertinggi kepada para leluhur yang telah berjuang membela tanah air dan membangun pondasi kebesaran Dompu.
Lanjutnya, Kami memohon do'a restu agar apa yang sedang dan akan kita lakukan untuk memajukan daerah ini senantiasa diberkahi Allah SWT dan mendapat ridho dari para pendahulu," ungkap Bupati.
Bupati menambahkan, semangat perjuangan, kejujuran, dan pengorbanan yang ditunjukkan oleh para Sultan dan pemimpin terdahulu menjadi teladan utama dalam menjalankan roda pemerintahan saat ini.
"Nilai-nilai luhur warisan leluhur itulah yang menjadi kompas kami dalam mengambil setiap kebijakan. Kami berkomitmen untuk meneruskan tonggak perjuangan tersebut dengan kerja nyata, menjaga amanah rakyat, dan memastikan Dompu terus melangkah menuju kemajuan yang berkeadilan," tegasnya.
Ziarah ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan atas sejarah serta identitas budaya Dompu di kalangan generasi muda.
Acara berakhir dengan suasana haru dan doa bersama, sebelum rombongan kembali melanjutkan rangkaian kegiatan perayaan HUT Dompu ke-211.
Kegiatan ziarah berjalan khidmat dan lancar, diakhiri siraman kuburan serta tabur bunga dan photo bersama. (*)
