DONGGOVOICE.com I Kota Bima, 230426 - Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, MAPALA SYMPEL “Ibnu Jazirah” Universitas Muhammadiyah Bima menggelar kampanye lingkungan yang dipusatkan di kawasan lampu merah perempatan pasar, Rabu pagi (22/4/2026), sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WITA. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat Kota Bima untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan.Mengusung semangat kepedulian ekologis, kegiatan ini diisi dengan kampanye penyelamatan lingkungan, orasi publik, sekaligus pembagian puluhan bibit pohon gratis kepada masyarakat. Bibit yang dibagikan merupakan hasil pembibitan yang telah dirawat selama lebih dari satu hingga dua tahun di sekretariat SYMPEL yang berlokasi di Kampus I UM Bima, Jalan Anggrek Ranggo-Nae, tepat di depan Kantor Kelurahan Nae.
Dalam kegiatan kampanye tersebut, anggota SYMPEL turut melakukan orasi yang berisikan seruan dan ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan. Ajakan tersebut meliputi kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti menanam pohon di pekarangan rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga tidak membuang sampah ke laut maupun sungai.
Salah satu orator, Putri Safura yang akrab disapa “Perahu”, dalam orasinya menekankan pentingnya menjaga kualitas lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan bahwa persoalan sampah tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan orang lain serta mengurangi nilai estetika Kota Bima yang saat ini tengah berbenah dan mempercantik diri. Seruan tersebut mendapat perhatian dari para pengguna jalan yang melintas di lokasi kegiatan.Selain orasi, para peserta kampanye juga membagikan bibit pohon kepada para pengguna jalan raya, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Aksi ini menjadi bentuk nyata ajakan kepada masyarakat untuk tidak hanya peduli secara wacana, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Koordinator lapangan kegiatan, Agus Salim, menjelaskan bahwa kampanye ini bertujuan untuk mengingatkan kembali peran fundamental manusia sebagai khalifah di muka bumi. “Kegiatan ini kami lakukan untuk merefresh kembali fungsi manusia sebagai khalifah, yang memiliki tanggung jawab menjaga dan memakmurkan bumi. Momentum Hari Bumi menjadi waktu yang tepat untuk menguatkan kesadaran tersebut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli dan terlibat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. “Realitas di lapangan masih menunjukkan banyaknya sampah yang bertebaran di sepanjang jalan, ditambah lagi dengan kotoran hewan ternak yang sering berkeliaran di wilayah kota. Ini menjadi perhatian bersama yang tidak bisa diabaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Ramli selaku senior SYMPEL menegaskan bahwa organisasinya selama ini konsisten berada di garda terdepan dalam isu pelestarian lingkungan. “SYMPEL sebagai organisasi kepemudaan hadir sebagai motor penggerak dalam upaya pelestarian lingkungan. Kami didukung penuh oleh kampus dan juga kerap berkolaborasi dengan pemerintah, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait lainnya. Ini adalah gerakan nyata, tanpa harus menyudutkan pihak manapun,” jelasnya.
Menurut Ramli, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten merupakan bentuk kontribusi nyata yang diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak. “Kami selalu berupaya mengambil inisiatif, meskipun kecil. Harapannya, ke depan akan semakin banyak komunitas maupun individu yang ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan,” lanjutnya.
Di sisi lain, Nurasya, anggota SYMPEL angkatan ke-4, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kepedulian anggota organisasi. “Ini adalah media untuk membangun mental kepedulian anggota SYMPEL, yang hingga kini telah mencapai 25 angkatan. Kami ingin terus hadir memberikan manfaat, tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam sekitar,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MAPALA SYMPEL “Ibnu Jazirah” UM Bima menegaskan komitmennya dalam merawat bumi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan lingkungan demi generasi yang akan datang. (*)