Ribuan Warga Muhammadiyah Dompu Shalat Idulfitri 20 Maret 2026

 DONGGOVOICE.com I Dompu, 200326 - Ribuan bahkan  puluhan ribu Warga Muhammadiyah Kabupaten Dompu di berbagai tempat melaksanakan shalat IdulFitri 1447 H seperti di Gelanggang Olah Raga Ginte, Lapangan Sepak Bola Mini Desa O'o, Desa Katua, Manggena'e bahkan di Delapan Kecamatan shalat Id hari ini Jum'at, 20/3/2026. 



Gambar: Suasana usai Shalat Id Shalat Id di GOR Ginte berdasarkan pantauan Wartawan DONGGOVOICE.com diawali dengan sambutan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Dompu, H. Abdillah, S. Pd., M. Pd. mengatakan bahwa "Pimpinan Muhammadiyah kabupaten Dompu tidak lagi menggunakan metode wujudul Hilal atau metode lokal, tapi dalam pelaksanaan ibadah puasa berdasarkan maklumat pimpinan Muhammadiyah Pusat, "Tahun ini diterapkan  kalender Hijriah (Global ) tunggal yaitu menyatukan ummat 1 hari satu tanggal dengan tujuan memberikan peluang bagi kaum muslimin untuk menentukan ibadah tertentu seperti:  awal puasa, 1 Syawal, Julhijah dan lain.

"Oleh karena itu Muhammadiyah mulai tahun ini menggunakan kalender Hijriyah global tunggal, kami dari pimpinan Muhammadiyah kabupaten Dompu  menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Kabupaten Dompu  memberikan izin penggunaan lapangan ini sehingga terlaksana acara seperti pagi hari ini," ucap Abdillah saat sambutan di hadapan ribuan jamaah.

Dia juga memberi apresiasi pada Kapolres Dompu dan jajarannya yang telah membantu sukses ibadah kita dengan melaksanakan pengamanan pada sudut-sudut atau titik-titik tertentu sehingga proses salat itu berjalan lancar dan nyaman. 

Lebih lanjut, H. Abdillah sedikit menyisihkan tauziah bahwa "Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, maka beribadah puasa meraih kemenangan setelah kita menikmati Rahmat Allah dan di dalamnya ada ampunan ampunan Allah SWT semoga kita meninggalkan Ramadan hari ini mampu meningkatkan ibadah lainnya.

"Maka makna syawal adalah meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT dengan salah satu tujuan sebagai momentum bagi kita untuk tetap menjalin ukhuwah persaudaraan walaupun ada perbedaan pelaksanaan ibadah, kita tetap menjaga kebersamaan di antara kita." Ucap Abdillah.

 "Kepada segenap panitia disampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaannya di mana proses shalat hari ini berjalan berjalan  lancar." Ucapnya.

Sementara itu bertindak sebagai Pemandu Tata Cara pelaksanaan shalat idul Fitri 1 syawal 1447 Hijriyah sekaligus Imam oleh Ustadz Mudaris. Sedangkan Khatib, Fahrudin, M.Ag.

Fahruddin, M. Ag. mengajak kaum.muslimin untuk "Senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT  seraya memanjatkan do'a semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang kembali pada fitrah dan meraih kemenangan sejati serta dikukuhkan dalam barisan orang-orang yang bertakwa." Ucap Mantu Drs. H. Nasuhi saat berkhutbah.

Lebih lanjut, Fahruddin menuturkan bahwa kita berkumpul di lapangan ini untuk  merayakan kemenangan sejati yang kita lalui selama 1 bulan penuh. Momen seperti ini juga untuk mempererat tali  silaturahmi dan menanam benih-benih kasih sayang antar sesama. Dia menyebut ada tiga pilar utama yang perlu kita perhatikan tentu berdasarkan firman Allah SWT dalam Al-qur'an yang artinya "Dari Tuhanmu akan mendapat surga yang seluas langit dan bumi disediakan bagi orang-orang bertakwa." 

Melalui ayat tersebut kita diingatkan oleh Allah SWT sekaligus dituntut bagaimana kita menyucikan diri kita semua untuk menjemput ampunanNya, selain itu juga kita perlu menyadari bahwa kemurahan Allah dan bumi yang Allah sediakan ini untuk menanam benih-benih keimanan agar tumbuh ke dalam hati kita yang paling dalam. Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan pengharapan, pahala dari Allah didapatkan, diampuni dosa masa lalu.

Kedua mensucikan diri sebagaimana pesan dalam surah al-imran ayat 134 yang artinya "Orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." dengan memperkuat ibadah sosial kita.

Ke 3, ayat134 tadi adalah perintah untuk selalu senantiasa memaafkan kesalahan orang lain atas sikap buruk yang mereka lakukan terhadap kita oleh karena itu melalui Mimbar mulia ini, Khotib mengajak kita semua memaafkan orang lain, saudara kita atau orang-orang yang pernah menyakiti kita.

"Idulfitri momen penting bagi kita untuk bersimpuh meminta maaf kepada orang tua kita merekalah perantara asbab hadirnya kita di muka bumi ini,  mereka semakin lemah fisik, tua maka selagi ada  kesempatan, kita mulia orang tua kita." Ucap Fahruddin. 

Selain suasana di GOR Wartawan DONGGOVOICE.com memonitor giat Shalat Id di lapangan Sepak Bola Desa O'o dan yang menjadi Khatib, Julkiflin sementara di Masjid Al Ikhsan Desa O'o, Khotib, Ketua LAMDO ( Drs. Masran Yasin ). Reporter: Hambaly Ama La Beby


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama