"Muhammad Ikbal Terkesan dengan Panorama dan Adat Donggo"
DONGGOVOICE.com I Donggo Bima, 030326 – Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, mengunjungi sejumlah keluarga miskin ekstrem di Dusun Sori Fo’o, Desa Mbawa, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima pada hari Selasa 3 maret 2026 Kunjungan ini merupakan bagian dari program Desa Berdaya dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kunjungan ke Rumah Warga, Berdasarkan keterangan Pendamping Desa Berdaya, Muhammad Rizky, Gubernur mengunjungi langsung rumah: Siti Hajar (Dusun Sori Fo’o), Saudah (Dusun Sori Fo’o) Ibu Ibo (Dusun Sori Fo’o, Desa Mbawa)
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur meninjau aktivitas warga, termasuk kegiatan tenun sarung ngoli, yang menjadi salah satu potensi komuditi ekonomi masyarakat setempat.
Sebagai bentuk Bantuan dan Dukungan Pemerintah, Gubernur NTB menyerahkan bantuan sembako dari Baznas Provinsi NTB kepada warga Desa Mbawa. Selain itu, turut diserahkan: 1.000 bibit pohon (durian, alpukat, kopi, mangga, nangka) 50 sak semen
Bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi NTB Tahun 2025 yang akan direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026 berupa modal usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Desa Mbawa sendiri termasuk dalam data pemetaan kemiskinan berdasarkan sumber BPS dan Dinas Sosial Provinsi NTB, dengan sekitar 50 KK masuk kategori tertentu yang telah diverifikasi oleh BPS dan dinas sosial, kami koordinasi dengan para pendamping desa, yakni Muhammad Ricky, Muhammad Ijul Islami, dan Suparman, "Kami hanya pendamping yang menentukan adalah dinas sosial dengan kriteria rentang miskin sekali," ungkap pendamping saat mendampingi Gubernur.
Pejabat yang Hadir pada Kunjungan ini: Kepala BPMDES Provinsi NTB, Kepala BPMDES Kabupaten Bima, H. Maskur, Camat Donggo, Ardavis, S.ST., S.Sos, Danramil Donggo, Kapolsek Donggo, Kepala BLUD Puskesmas Donggo, Pejabat pelaksanaan kepala Desa Mbawa, Abdul Akhir, S. Pd., Tokoh masyarakat, Tokoh adat ikut mendampingi meramaikan kunjungan Gubernur.
Respons dan Aspirasi Masyarakat. Dalam dialog bersama warga, masyarakat menyampaikan beberapa usulan, di antaranya:
Permasalahan kawasan hutan tutupan negara agar tetap dijaga dan dilestarikan melalui koordinasi dengan Dinas Kehutanan,
Pembangunan jalan rintisan ±10 km ruas Tolonggeru–Salere–Mbawa–Donggo yang tertunda sejak 2019 akibat refocusing anggaran saat pandemi COVID-19.
Gubernur menyatakan seluruh aspirasi telah dicatat dan akan dikoordinasikan dengan Dinas terkait serta Kementerian PUPR Republik Indonesia.
Gubernur terkesan dengan Panorama dan Adat Donggo, dia mengaku terkesan dengan panorama alam Desa Mbawa yang masih kental dengan adat istiadat, rumah kayu bertingkat dengan tangga khas, serta akses jalan berbatu dan menanjak. Bahkan beliau menyampaikan keinginan untuk kembali dan menginap di Donggo pada kesempatan berikutnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Mbawa sebagai Desa Berdaya serta menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bima. Reporter: Amir Ama Nafira

