Banjir Rendam Permukiman Warga Tegalsari, Kadis PUPR Bima Turunkan Alat Penggerak


 DONGGOVOICE.com I Bima, 120326 – Banjir   merendam permukiman warga di Dusun Tegal Sari, Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bima. Kondisi tersebut dipicu oleh saluran drainase tersumbat akibat tumpukan sampah.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Dusun Tegalsari, maka  pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat.

Atas perintah Bupati Bima, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima, Taufikurahman, ST., MT, langsung turun ke lokasi pada Kamis (12/3/2026).

Kadis PUPR didampingi Kepala Desa Rato serta sejumlah pihak terkait. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan tumpukan sampah menyumbat saluran irigasi dan drainase di sepanjang permukiman warga.

Menanggapi kondisi tersebut, Kadis PUPR Kabupaten Bima segera memerintahkan Kepala UPTD Workshop Desa Panda Belo melalui  pegawai setempat,  Sarbudin untuk melakukan penggerukan serta pembersihan sampah di sepanjang saluran drainase di Dusun Tegasari.

“Begitu mendapat laporan masyarakat, kami langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya. Hari ini juga kami perintahkan tim UPTD Workshop untuk segera melakukan penggerukan dan pembersihan drainase agar aliran air kembali lancar,” tegas Taufikurahman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan di saluran air.

Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi penyebab utama tersumbatnya drainase yang kemudian memicu banjir di permukiman warga. “Masyarakat harus memiliki kesadaran bersama. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, terutama terkait pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia menambahkan, di wilayah Kecamatan Bolo saat ini sudah tersedia mobil pengangkut sampah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Karena itu, ia meminta dukungan Kepala Desa Rato, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para pemuda untuk terus melakukan sosialisasi kepada warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Mohon kerja sama Pak Kades, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh adat untuk terus mengedukasi warga agar tidak membuang sampah di got maupun drainase,” pungkasnya.

Langkah cepat pemerintah daerah tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kecamatan Bolo. 

Wartawan DONGGOVOICE.com mendapat informasi di grup PUPR kabupaten bima, maka langsung wawancara lewat whatshpa salah satu pegawai PUPR kabupaten bima  Sarbudi di lokasi kegiatan dan  kepala UPTD Workshop di panda Bima, Rinto, ST memang benar alat berat kami sudah dilokasi, alat berat milik pemerintah kabupaten Bima melalui Dina PUPR Kabupaten Bima, "Alat kami simpan di UPTD Workshop Panda Belo dan alat ada di lokasi kegiatan penggerukan sekarang," kata Sarbudin. Reporter: Amir Ama Nafira

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama